TeksEksplanasi Angin Puting Beliung Dapatkan link; Facebook; Twitter; Pinterest; Email; Aplikasi Lainnya; Oktober 10, 2021 Tugas Teks Eksplanasi. Kelompok 3 XI IPS 7. Nama Anggota : · Syifa Fauziah (39) Angin Puting Beliung
Angin Puting Beliung Angin puting beliung biasanya terjadi pada musim pancaroba. Angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan durasi maksimum 5 menit. Orang awam menyebut angin puting beliung adalah Angin Leysus, di daerah Sumatera disebut Angin Bohorok dan masih banyak sebutan lainnya. Angin jenis ini yang ada di Amerika, yaitu Tornado, mempunyai kecepatan hingga 320 km/jam dan berdiameter 500 meter. Kebanyakan angin puting beliung mempunyai kecepatan sekitar 175 km/jam, dengan lebar 250 kaki 75 meter, dan bergerak beberapa kilometer sebelum "lenyap". Walau bagaimanapun, setengah puting beliung memiliki kecepatan sekitar 480 km/jam, dengan lebar lebih dari 1,6 kilometer, dan bisa bergerak melebihi 100 kilometer. Terjadinya angin puting beliung disebabkan oleh udara panas dan dingin ketika bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah puting beliung. Selain itu juga karena di dalam awan terjadi arus udara naik yang kuat. Hujan belum turun, titik-titik air maupun kristal es masih tertahan oleh arus udara yang naik ke puncak awan. Ketika siang hari, suhu udara memanas, pengap, dan awan hitam mengumpul akibat radiasi matahari. Awan tumbuh secara vertikal, selanjutnya di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak. Tanda-tanda kemunculan angin puting beliung juga dapat dipelajari, seperti beberapa contoh berikut. 1. Biasanya kalau ada suhu udara sangat panas terutama satu hari sebelumnya, udara panas pada malam hari ini patut diwaspadai karena kalau tidak hujan, ada angin kencang. 2. Jika di sekitar rumah kita banyak pohon, coba amati dan perhatikan pepohonan tersebut, apakah ada dahan atau ranting yang sudah bergoyang sangat cepat. Biasanya tidak akan lama lagi hujan dan angin kencang pun akan tiba. 3. Udara dingin terasa disekitar kita ketika langit gelap gulita, mendung, berwarna hitam gelap, dan pepohonan sudah menampakkan bergoyang. Dampak dari angin puting beliung sangatlah beragam. Mulai dari rusaknya rumah dan infrastruktur daerah, rusaknya kebun – kebun warga , kerugian material, puing – puing bangunan dan sampah yang terbawa puting beliung menjadi berserakan, hingga timbulnya korban jiwa. Sungguh bencana yang sangat menakutkan dan mendatangkan banyak kerusakan kepada apa saja yang disentuhnya.
tekseksplanasi siswa kelas VIII-C di MTs Aswaja Tunggangri, ditemukan bahwa masih banyak siswa yang kesulitan dalam menulis konjungsi kausalitas dan kronologis. Hal tersebut disebabkan oleh materi mengenai kaidah kebahasaan penggunaan konjungsi dalam teks eksplanasi tidak dijelaskan secara mendalam oleh guru.Angin puting beliung merupakan salah satu bencana alam yang kerap melanda beberapa kota di indonesia tak hanya di jawa. di pulau lainpun juga sering kali menjadi korban dari angin yang mampu merobohkan pohon2 meskipun di pulau lain mungkin angin ini bukan disebut angin puting beliung seperti di jawa. tak hanya dapat merobohkan pohon, angin yang berkencang dengan durasi yang singkat ini juga dapat meluluh lantahkan rumah2 penduduk. ehh. singkat sih tapi gak lengkapBerikutini contoh teks eksplanasi tentang gunung meletus dan angin puting beliung. No. Struktur Teks: Kalimat: 1. Pernyataan Umum: Angin puting beliung mengakibatkan rusaknya rumah dan infrastuktur daerah, menimbulkan korban jiwa, rusaknya kebun-kebun warga, kerugian material, banyak puing-puing dan sampah yang terbawa Puting beliung
Teks Esplanasi bencana alam tentang Angin Puting Beliung Angin Puting Beliung adalah kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Angin Puting Beliung muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing. Penyebab Terjadinya Angin Puting Beliung disebabkan karena Udara panas dan dingin bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah puting beliung. Selain itu juga karena didalam awan terjadi arus udara naik ke atas yang kuat. Hujan belum turun, titik-titik air maupun Kristal es masih tertahan oleh arus udara yang naik ke atas puncak awan. Proses terjadinya angin puting beliung, biasanya terjadi pada musim pancaroba pada siang hari suhu udara panas, pengap, dan awan hitam mengumpul, akibat radiasi matahari di siang hari tumbuh awaDenpasar vertikal, selanjutnya di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak. Kebanyakan puting beliung mempunyai angin selaju 175 km/j atau kurang, dengan lebar 250 kaki 75 meter, dan bergerak beberapa kilometer sebelum "lenyap". Walau bagaimanapun, setengah puting beliung mempunyai angin selaju 480 km/j, dengan lebar lebih daripada km, dan boleh bergerak melebihi 100 kilometer. Angin puting beliung juga mengakibatkan rusaknya rumah dan infrastuktur daerah,menimbulkan korban jiwa, rusaknya kebun – kebun warga , kerugian material , banyak puing – puing dan sampah yang terbawa Puting beliung seringkali terjadi semasa hujan deras diserta petir angin kuat dan mendatangkan banyak kerusakan kepada apasaja yang disentuhnya. Satu tahun, banyak nyawa yang menjadi korban akibat puting beliung. By Sri Chandra Pawitri ☺ SMPN 3 Denpasar / SMAN 2 Denpasar VII G / XI IPA 7
TeksEksplanasi - Angin Puting Beliung - March 09, 2020 Angin Puting Beliung Pernyataan umum : Angin putih beliung adalah fenomena alam dari unsur angin yang mengalami perputaran dengan kecepatah yang sangat tingi. Kecepatan angin ini bisa mencapai 63km/jam. Secara umum angin puting beliung juga dikenal dengan sebutan istilah angin leysus.
Jakarta - Angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 situs Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Semarang, angin puting beliung bisa mencapai kecepatan hingga 120 km/jam bahkan Indonesia biasa menyebut angin puting beliung dengan angin puyuh, angin leyus, atau angin ribut. Di daerah Sumatera, angin puting beliung disebut dengan Angin Bohorok. Sementara angin puting beliung yang ada ada di Amerika yaitu Tornado mempunyai kecepatan sampai 320 km/jam dan berdiameter 500 puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba. Angin ini dapat menghancurkan apa saja yang diterjangnya. Sebab dengan pusarannya, benda yang terlewati akan terangkat dan datangnya angin puting beliung menurut situs Sumber Belajar Kemendikbud adalah1. Pada siang hari terlihat adanya awan putih menjulang tinggi seperti bunga kol2. Awan tersebut berkembang menjadi awan gelap yang disertai hembusan udara dingin3. Angin mulai menggoyangkan pepohonan ke kiri dan ke kanan4. Tidak lama kemudian angin semakin cepat dan diikuti hujan lebat dan terkadang disertai hujan es5. Terlihat di awan hitam pusaran angin berbentuk seperti kerucut turun menuju tanah atau BumiProses Terjadinya Angin Puting BeliungProses terjadinya angin puting beliung, yaitu1. Saat musim pancaroba pada siang hari suhu udara panas, pengap, dan awan hitam Akibat radiasi matahari di siang hari, tumbuh awan secara vertikal3. Di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi4. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acakDampak Angin Puting BeliungDampak yang ditimbulkan akibat angin puting beliung adalah menghancurkan area seluas 5 km tanpa angin puting beliung susulan. Rumah akan hancur dan tanaman akan tumbang diterjang angin puting bangunan, makhluk hidup bisa mati karena terlempar atau terbentur benda keras lainnya yang ikut masuk pusaran Antisipasi Angin Puting Beliung1. Kenali bulan-bulan Mengadakan penghijauan. Sebab penghijauan dapat menyeimbangkan udara tidak terlalu panas, sehingga tidak terjadi perbedaan panas yang dapat menimbulkan adanya angin puting Apabila terjadi angin puting beliung, menghindar dari pepohonan tinggi yang sudah rapuh karena bisa tertimpa pohon. Cari tempat yang aman dan kuat atau menghindar jauh. Membuat rumah yang permanen dan Membuat tempat perlindungan di bawah tanah apabila tempat tinggal sering terjadi angin puting beliung. Simak Video "Penampakan 141 Rumah di Balendah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung" [GambasVideo 20detik] nir/pal
Anginputing beliung muncul dalam banyak ukuran, namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya menyentuh bumi dan menyempit yang sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing.Terbentuknya angin puting beliung disebabkan karena udara panas dan dingin bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah puting Angin puting beliung merupakan salah satu fenomena alam yang cukup meresahkan bagi masyarakat. Angin puting beliung sering terjadi di wilayah Indonesia terutama pada saat musim hujan tiba. Fenomena alam ini dapat terjadi pada siang atau malam hari. Banyak masyarakat yang belum begitu memahami tentang angin puting beliung. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang contoh teks eksplanasi tentang angin puting beliung dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami. Pengertian Angin Puting Beliung Angin puting beliung adalah fenomena alam berupa angin kencang yang berputar-putar dan membentuk pusaran udara yang kuat. Angin ini dapat merusak bangunan, pohon, dan segala sesuatu yang berada di sekitarnya. Angin puting beliung biasanya terjadi pada saat awan cumulonimbus berkembang. Awan ini terbentuk pada saat suhu udara yang hangat naik ke udara yang dingin dan membentuk awan-awan yang sangat tinggi. Angin puting beliung sendiri terjadi pada saat terjadinya perbedaan tekanan udara yang sangat besar pada suatu wilayah. Perbedaan tekanan udara ini dapat terjadi akibat adanya angin yang bergerak dengan kecepatan yang berbeda-beda pada suatu wilayah. Akibatnya, terjadilah putaran udara yang sangat kuat dan membentuk angin puting beliung. Angin puting beliung dapat terjadi di berbagai wilayah di dunia, namun Indonesia termasuk salah satu negara yang sering mengalami angin puting beliung. Hal ini disebabkan karena letak geografis Indonesia yang berada di antara dua benua dan dua samudera. Ciri-ciri Angin Puting Beliung Ada beberapa ciri-ciri yang bisa kita lihat pada saat terjadinya angin puting beliung. Beberapa ciri-ciri tersebut antara lain 1. Munculnya awan cumulonimbus Pada saat terjadinya angin puting beliung, biasanya akan muncul awan cumulonimbus yang sangat besar dan hitam. Awan ini akan terlihat sangat menakutkan dan dapat membentuk pusaran udara yang sangat kuat. Awan cumulonimbus biasanya terlihat pada saat musim hujan tiba. 2. Terdengar suara gemuruh yang sangat keras Pada saat terjadinya angin puting beliung, biasanya akan terdengar suara gemuruh yang sangat keras. Suara gemuruh ini disebabkan oleh adanya benturan udara yang kuat pada saat terjadinya angin puting beliung. 3. Terlihat pusaran udara yang kuat Pusaran udara yang kuat akan terlihat jelas pada saat terjadinya angin puting beliung. Pusaran udara ini akan membentuk pusaran udara yang sangat besar dan kuat. Pusaran udara ini dapat merusak segala sesuatu yang berada di sekitarnya. Penyebab Terjadinya Angin Puting Beliung Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya angin puting beliung. Beberapa faktor tersebut antara lain 1. Perbedaan tekanan udara yang besar Perbedaan tekanan udara yang sangat besar pada suatu wilayah dapat menyebabkan terjadinya angin puting beliung. Perbedaan tekanan udara ini dapat terjadi akibat adanya angin yang bergerak dengan kecepatan yang berbeda-beda pada suatu wilayah. 2. Adanya awan cumulonimbus Awan cumulonimbus adalah awan yang sangat besar dan terbentuk pada saat suhu udara yang hangat naik ke udara yang dingin dan membentuk awan-awan yang sangat tinggi. Awan cumulonimbus dapat menyebabkan terjadinya angin puting beliung pada saat musim hujan tiba. 3. Adanya medan yang terbuka Medan yang terbuka seperti lapangan atau perbukitan dapat mempercepat kecepatan angin dan menyebabkan terjadinya angin puting beliung. Hal ini disebabkan karena angin dapat bergerak dengan lebih cepat pada medan yang terbuka. Dampak Terjadinya Angin Puting Beliung Terjadinya angin puting beliung dapat menyebabkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat. Beberapa dampak tersebut antara lain 1. Kerusakan bangunan Angin puting beliung dapat merusak bangunan dan infrastruktur yang ada di sekitarnya. Kerusakan bangunan yang terjadi dapat berupa atap rumah yang terbang, dinding rumah yang roboh, dan kerusakan lainnya. 2. Kehilangan nyawa Terjadinya angin puting beliung dapat menyebabkan kehilangan nyawa. Hal ini terjadi karena angin puting beliung dapat merusak segala sesuatu yang ada di sekitarnya dan mengakibatkan kecelakaan yang fatal. 3. Kehilangan harta benda Terjadinya angin puting beliung dapat menyebabkan kehilangan harta benda seperti kendaraan, perabot rumah tangga, dan barang-barang lainnya. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi masyarakat. Navigasi pos Introduction Have you been searching for a reliable source to download Buku PJOK Kelas 2 SD Penerbit Erlangga? If so,… Hai teman-teman! Siapa yang tidak suka travelling, bukan? Aku pribadi sangat menggemari travelling karena selain bisa melepas penat dari rutinitas…
Home/ Download Contoh Struktur Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung Doc Minggu, 05 Desember 2021 Download Contoh Struktur Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung Doc
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta02 Januari 2022 0231Halo, Tissa Y. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Kalimat interogatif pada teks di atas adalah "Bagaimana proses terjadinya angin puting beliung?" Yuk, cermati pembahasan berikut ini. Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya dan sebab akibat suatu fenomena. Fenomena yang dibahas dapat berupa fenomena alam atau fenomena sosial. Salah satu kalimat yang digunakan dalam teks eksplanasi adalah kalimat interogatif. Kalimat interogatif adalah kalimat yang berisi suatu pertanyaan. Kalimat ini berfungi untuk meminta informasi terhadap suatu fenomena. Ciri-ciri kalimat interogatif adalah sebagai berikut. 1. Menggunakan tanda tanya pada akhir kalimat. 2. Menggunakan jenis kata tanya, misalnya apa, mengapa, bagaimana, di mana, siapa, kapan. Berdasarkan penjelasan di atas, kalimat interogatif pada teks di atas adalah "Bagaimana proses terjadinya angin puting beliung?". Kalimat tersebut menuntut adanya jawaban berupa informasi mengenai proses terjadinya angin puting beliung, teks di atas memberikan informasi mengenai proses terjadinya puting beliung. Hal tersebut sesuai dengan kutipan kalimat berikut. "Bagaimana proses terjadinya angin puting beliung? Tanda terjadinya angin puting beliung antara lain munculnya udara panas yang terjadi satu hari sebelumnya. Kemudian, di langit akan terlihat awan kumulus ...." Dengan demikian, kalimat interogatif pada teks di atas adalah "Bagaimana proses terjadinya angin puting beliung?" Semoga membantuŸ™‚
. 106436415271215145408145